Pemerintah Izinkan Warga Kembali Bekerja

Kosrek.com - Pemerintah izinkan warga kembali bekerja di tengah wabah virus corona yang masih berkecamuk di Indonesia. Ada apa ini? Apakah virus corona sudah "say good bye" dari Indonesia? Atau mungkin nekad seperti negara lain yang berlomba dalam memperbaiki perekenomian yang menurun di masa pandemi covid-19 saat ini? Entahlah, yang pasti ketua gugus tugas percepatan penanganan covid-19 (Doni Monardo) menyatakan memberikan kesempatan pada kelompok muda usia dibawah 45 tahun untuk tetap bekerja di tengah pandemi virus corona.

Pemerintah izinkan warga kembali bekerja

Tujuan Pemerintah Izinkan Warga Kembali Bekerja

Tujuan pemerintah yang disampaikan oleh Doni Monardo dalam mengizinkan warga kembali bekerja adalah bersifat baik, tujuannya agar dapat menekan potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) di masa pandemi corona. Apalagi saat ini warga sedang menghadapi bulan suci ramadhan dengan berpuasa selama 30 hari, namun masalahnya di akhir bulan puasa adalah Idul Fitri (Lebaran).

Usia dibawah 45 Tidak Rentan Corona?

Dinyatakan dalam penilaian oleh team gugus tugas percepatan penanganan covid-19 bahwa kelompok usia dibawah 45 tahun tidak rentan terpapar corona. Secara fisik dan jasmani kebanyakan warga usia dibawah 45 tahun berjiwa sehat dan memiliki mobilitas yang cukup tinggi. Disisi lain juga bahwa angka kematian yang ditunjukkan akibat virus corona pada golongan usia dibawah 45 tahun sangat kecil yaitu 15 persen (%).

Warga 45 Tahun keatas di Rumah Aja

Pemerintah meminta agar warga yang berusia 45 tahun keatas agar menjaga diri tidak tertular virus corona atau bisa disebut lebih baik di rumah aja. Kebanyakan warga pada golongan 45 tahun keatas memiliki kondisi kormobid atau penyerta seperti hipertensi, diabetes, jantung hingga penyakit paru-paru obstraksi kronis.

Virus corona tidak berdampak PHK

Virus Corona tidak Berdampak PHK
Skenario selanjutnya dari pemerintah Indonesia adalah menjaga warga tidak terpapar virus corona dan tidak berdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Dibutuhkan kerja keras dari semua lini warga agar benar-benar disiplin, taat dan patuh untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona dan bergaya hidup sehat. Work from home (WFH) berdampak besar terhadap pemutusan hubungan kerja (PHK), apalagi menghadapi Idul Fitri perusahaan akan dihadapkan dengan tunjangan hari raya (THR). Mungkin inilah faktor yang membuat perusahaan melakukan PHK sepihak pada masa pandemi virus corona di Indonesia.

Masalah Mudik dan Pulang Kampung Lebaran
Satu masalah besar yang akan dihadapi di depan mata adalah akhir di bulan suci ramadhan, yaitu Idul Fitri (lebaran). Warga terbiasa melakukan mudik atau pulang ke kampung halaman untuk bersilaturahmi kepada sanak saudara dan keluarga. Ini masalah besar, karena berpotensi besar dalam penyebaran virus corona di Indonesia. Pemerintah berharap warga bisa paham dan mengerti akan resiko yang akan timbul jika tidak disipin, taat dan patuh menjalankan protokol kesehatan masa pandemi corona dengan mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak.

Kosrek.com @ 2020